Para nelayan protes, karena hasil tangkapan mereka menurun drastis akibat pembolehan trawl.

Para nelayan protes, karena hasil tangkapan mereka menurun drastis akibat pembolehan trawl.

Seluma, kupasbengkulu.com – Puluhan nelayan Desa Pasar Seluma Bentrok dengan nelayan Kota Bengkulu yang beroperasi menggunakan kapal Trawl di wilayah laut Pasar Seluma, Senin (21/3/2016).

“Kejadian bentrok itu sebenarnya untuk mengambil barang bukti kalau ada kapal trawl yang beroperasi di wilayah Pantai Pasar Seluma,”kata Pjs Kades Pasar Seluma, Rahmat Effendi Tanjung melalui telpon genggamnya.

Diceritakan Rahmat bahwa persoalan tersebut telah dilaporkan kepihak DKP provinsi dan telah membentuk forum untuk mengantisipasi keributan antar nelayan Bengkulu dengan nelayan Seluma.

“Atas hasil musyawarah itu rencananya akan dipasang rumpon di tengah laut, namun tadi malam kapal penangkap ikan besar itu kembali beroperasi,”cerita Rahmat.

Rahmat mengatakan sebanyak 14 unit kapal trawl beroprasi di tengah laut wilayah Seluma sehingga hampir terjadi keributan antar nelayan di tengah laut.

“Jaring itu dipotong oleh nelayan kami untuk barang bukti sebab pihak DKP provinsi menanyakan bukti,”tegasnya.

Saat ini kata Rahmat telah ada Pol Air di tengah laut Seluma untuk melakukan pengamanan.(sep)