Ilustrasi/Istimewa

Ilustrasi/Istimewa

Seluma, kupasbengkulu.com – Nahas, dialami Ilu Hayati (25) warga Dusun Cukung Kupang Desa Bakal Dalam Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma, Minggu (07/12/2014), sekitar pukul 13.31 WIB, diduga digorok dengan sebilah benda tajam jenis pisau, oleh warga Desa Talang Panjang Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma, berinisial Na yang tak lain pacar korban sendiri.

Hal tersebut, dipicu lantaran, Ilu Hayati diduga ketahuan selingkuh dengan pria idaman lain. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sambetan di leher bagian belakang dengan 15 jahitan.

”Mereka ribut karena dia (Ilu, red) diduga ketahuan selingkuh. Saat itu, sempat terjadi cekcok mulut sehingga pacar korban (Na,red) terbawa emosi. Sehingga dia diduga tega menggorok leher korban dengan benda tajam. Tapi, kalau persisnya saya tidak tahu bagaimana ceritanya,” kata Feny, warga Desa Sukamerindu Kecamatan Talo Kecil, kepada jurnalis kupasbengkulu.com, Minggu (07/12/2014).

Data terhimpun di lapangan, siang itu, pelaku Na, tengah bersilaturahmi ke rumah korban, ingin menanyakan jika korban sudah memiliki kekasih lain selain dirinya.

Saat ditanyakan soal persoalan tersebut, kedua pasangan yang masih mabuk cinta ini sempat cek cok mulut. Setelah cek cok mulut selesai kediaman korban. Ternyata, kedua pasangan ingin kembali bertemu di Desa Napalan Kecamatan Talo Kecil. Disana keduanya, kembali cek cok mulut.

Saat itu, dari mulut korban sempat terlontak kata-kata kotor. Sehingga, pelaku menjadi naik darah. Seketika itu, pelaku langsung mengeluarkan sebilah benda tajam jenis pisau dapur. Tanpa, ba..bi..bu, pelaku pun langsung menggorok leher bagian belakang korban.

Melihat kejadian tersebut, oleh warga setempat korban langsung di larikan ke RSUD Tais guna mendapatkan perawatan medis. Lantaran, darah dari bagian leher terus mengalir. Sehingga korban pun akhirnya di rujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu.

Sementara pelaku, masih melarikan diri.

Kapolres Seluma AKBP. Joko Sadono melalui Kasat Reskrim Iptu. Ferry Putra Samudra membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini petugas masih di lapangan,” demikian Ferry.(cee)