Girik Cik: Apa Sih Enaknya Selingkuh?

By:  Cik Ben

Pertanyaan  ini acap kali ditanyakan beberapa teman,  saat melihat seseorang berselingkuh. Apa sih enaknya selingkuh? Pertanyaan mendua dan sulit dipaparkan panjang lebar. Seseorang hanya dapat menjawab, “Enaklah……Awalnya”. Setelah itu pelaku mulai stres, depresi dan kalau ngak kuat, maka bisa stroke.  Ditambah lagi ia akan puyeng dengan berbagai hal,  yang seharusnya tidak wajar terjadi, di prilaku yang sadar.

Baiknya kita tinggalkan pertanyaan  “apa sih”. Mendingan  yang ditanyakan, “Mengapa dong orang bisa  atau mau selingkuh”.  Ternyata, motivasi ‘nyari geli’ mendapat urutan pertama,  menyusul harta dan sakit hati.  Dendam Tak Sudah.

Melangsir  dari dari Bustle, psikolog dan executive coach Dr. Perpetua Neo mengemukakan, “Sebuah penelitian dilakukan dengan cara memisahkan bayi kembar identik dan membuat keduanya dibesarkan di dua keluarga berbeda. Hasilnya menunjukkan kalau anak kembar ini tetap memiliki kebiasaan yang sama.” Dengan kata lain, ada kebiasaan yang memang diturunkan secara genetik.

Nah….Ternyata, sellingkuh  itu  akibat dari gen juga. Bukan Gen padeak, seperti teman dari suku Rejang Bengkulu bilang.  “Mete uku coa ku lak….Ku lak seks nobae”, kalau tidak salah begitu katanya. Gen yang dimaksud, mempunyai peran penting dalam kecenderungan untuk berselingkuh.

Menurut  pskolog klinis Dr. Lori Whatley, “Sikap ini dapat berkaitan dengan genetik berdasarkan level testosteron, dan sebagainya”.  Di samping itu, kecenderungan selingkuh juga dimiliki secara kuat oleh seseorang yang memiliki kepribadian tertentu (yang juga diturunkan secara genetik), yaitu narsistis, psikopath, dan machiavellian.

Pendapat itu benar, tapi apa yang akan saya katakan ini juga tidak salah.  Cik Cuma mau bilang, dimana peran takdir. Dimana pula peran jahat  jin atau syetan?

Apakah seseorang karena takdir atau di sihir ulah jin atau syetan, dapatkah Si Obyek dikatakan selingkuh?  Selingkuh adalah ulah pasangan yang  tidak disenangi karena tak sesuai kesepakatan. Nah……Ironisnya masih ada yang tidak dapat menerima kenyataan itu. q

Leave A Reply

Your email address will not be published.