Aktifitas nelayan di tempat pelelngan ikan Pulau Baai Kota Bengkulu

Aktifitas nelayan di tempat pelelngan ikan Pulau Baai Kota Bengkulu

Oleh: Benny H Benardie (Tamat)

Bila terwujudnya program kemaritiman di perairan Provinsi Bengkulu, maka penilaian keadaan tentang semua unsur maritim yang sudah dimiliki Provinsi Bengkulu menuai hasil positif kondstruktif bagi kemakmuran dan kesejahtraan masyarakat tentunya.

Mungkin itu singkat menjawab pertanyaan, apa yang diharapkan, kalau Provinsi Bengkulu yang secara giografis kurang menguntukan sisi ekonomis ini terwujud menjadi provinsi maritim. Banyak hal dan perjalanan perwujudan itu panjang.

Meskipun demikian, segenap masyarakat provinsi baiknya tak usah pesimis, mengingat Provinsi Bengkulu mempunyai kekuatan laut yang memadai dan tangguh. Dari berbagai sisi laut Bengkulu tak kalah dengan wilayah di provinsi lainnya, termasuk pantainya, bila dikelola dengan baik.

Diakui selama ini pemanfaat laut, belum maksimal dan hanya menguntungkan segelitir orang saja. pemerintah belum diuntukan secara ekonomis, malah sempat terjadi konflik terhadap perusakan terumbu karang di dekat Pulau Tikus beberapa waktu lalu. Sebabnya, hanya karena kepentingan yang tidak tertata dengan baik dan berimbang. Padahal laut yang ada di provinsi ini banyak potensi untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Bila potensi kemaritiman ini diberdayakan, ditata, dikelola menguntungkan Provinsi Bengkulu, niscaya masyarakat akan sejahterah dan makmur. Ironi memang. program ini baru sekarang terpikirkan secara konsep. padahal ekses terhadap keamanan dan kesejahteraan terkuak lebar.

Bengkulu tidak lagi akan jadi provinsi tertinggal di wilayah barat Indonesia. Hanya saja hingga kini sebagai anak Negeri Bengkulu, belum terbaca literatur sejarah kemaritiman, yang seharusnya ada sejak dahulu. Apalagi menuju Bengkulu menjadi provinsi maritim nantinya.

Penulis dan Jurnalis