Kepahiang, kupasbengkulu.com – Laporan tentang santri Ponpes Al Amin di Desa Kembang Seri, Kecamatan Bermani Ilir, Doni, yang diduga terseret arus sungai musi, Minggu kemarin, diketahui warga Kecamatan Tebat Karai. Sebab korban hanyut, lantaran tergelincir dan tidak bisa berenang.

(Baca juga : Santri Pesantren Kembang Seri Terseret Arus Sungai Musi)

Data terhimpun, korban persisnya terseret oleh arus deras sungai musi, pada Minggu siang atau sekitar pukul 12.02 WIB. Ketika itu, korban bermaksud untuk bermain disekitar sungai yang letaknya tidak begitu jauh dari lokasi Ponpes.

“Peristiwa ini baru dilaporkan pada soreharinya sekitar pukul 15.27 WIB. Selang beberapa saat kemudian, BPBD kepahiang melakukan penyisiran,” terang salah seorang warga, F. Yusuf, Senin (1/6/2015).

Sebab korban terseret oleh arus deras sungai musi, diakui Yusuf, masih dalam perkiraan yakni tergelincir dan tidak bisa berenang.

“Infrormasinya, korban hanyut lantaran tergelincir saat akan menyeberangi sungai. Selain itu, dikarenakan korban yang tidak bisa berenang,” kata Yusuf.

Sementara, Kepala BPBD Kepahiang Burlian melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Aryesi Maryana menyampaikan bahwa nasib korban masih belum dapat dipastikan.

“Pencarian korban masih kami lakukan oleh kamisecara gabungan,” singkat Aryesi.(slo)