Limbah Sawit Berpotensi Jadi Pembangkit Tenaga Listrik

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Masih kurangnya pasokan listrik di Provinsi Bengkulu membuat KIS Group menawarkan energi terbarukan berbahan limbah sawit yang mampu dikelola menjadi energi listrik.

Dikatakan oleh Manager Director KIS Group, Ragunath, perusahaan ini mampu dan siap untuk memberikan teknologi terbarukan dalam pengolahan limbah sawit untuk menjadi energi listrik dengan teknologi ZPHB yakni zero pollution, zero pond, and higher biogas, yang sudah diterapkan oleh sejumlah perusahaan.

Pengolahan limbah cair ini sudah dikembangkan PT Agro Muko di Kabupaten Mukomuko yang sudah menghasilkan listrik dengan kapasitas 2 megawatt.

“Potensi pengolaan limbah cair sawit di Bengkulu bisa sampai 60 megawatt, namun yang baru terserap hanya 2 megawatt,” kata Ragunath, Rabu (26/10/2016).

Teknologi ini juga diharapkan dapat mengatasi persoalan pengolahan limbah industri dan energi, serta dapat dilirik perusahaan perkebunan sawit lainnya. Pihaknya menargetkan, dalam 2 atau 3 tahun ke depan tidak ada lagi limbah cair di Bengkulu yang dibuang ke tanah.

“Semua tergantung perusahaan sawitnya, kalau memang siap kita juga siap. Hanya butuh 12 bulan semuanya bisa diproses,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu, saat ini terdapat 417 ribu hektare areal kebun kelapa sawit yang dikelola petani dan perusahaan perkebunan di daerah ini. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu, Rasmawan, mengatakan perusahaan perkebunan itu diolah di 29 pabrik minyak kelapa sawit dengan kapasitas produksi sebesar 30 ton per jam hingga 60 ton per jam.

“Pabrik tersebut terbanyak di Kabupaten Mukomuko dan sisanya di lima kabupaten di antaranya Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur,” tutupnya. (nvd)

Tidak ada kometar

Leave a Reply