Pelajar Benteng Gelar Aksi Damai,Stop Kerasan Perempuan Dan Anak

ratusan Pelajar Benteng Gelar Aksi Damai Stop Kerasan Perempuan Dan Anak.

Ratusan Pelajar Benteng Gelar Aksi Damai Stop Kerasan Perempuan Dan Anak.

Bengkulu Tengah,Kupasbengkulu.com ~ Komisi Perempuan Indonesia (KPI) wilayah Bengkulu bekerja sama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng),menggelar aksi damai,Stop Kerasan Perempuan dan Anak di Jalan Raya Desa Nakau, Kecamatan Talang Empat, sekitar pukul 07.30 WIB, Kamis (24/11/2016).

Menurut Sri Haryati,selaku Kepala BPPKB Kabupaten Bengkulu Tengah, mengatakan  yang telah berkomitmen untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang akhir-akhir ini makin sering terjadi,” Jelasnya

“Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kami memiliki komitmen yang tinggi untuk bersama-sama menghentikan tindak kekerasan itu,ujar Sri Haryati,

Sebaliknya lanjut Sri Haryati, upaya antisipasi harus dilakukan sejak dini yang dimulai dari lingkup terkecil dalam masyarakat atau lingkup keluarga. Diantaranya, terus  meningkatkan rasa kepedulian dan perhatian antar sesama anggota keluarga.

Lanjutnya Dalam setiap keluarga perlu dibangun komunikasi yang harmonis sebagai bentuk perhatian sesama anggota keluarga. Sehingga, akan terbangun ketahanan dalam rumah tangga dan terhindarkan dari hal-hal buruk dalam kehidupan berumah tangga.” Ungkap Sri Haryati.

Sri Haryati menjelaskan anak merupakan generasi penerus yang harus diberikan perlindungan dan perhatian yang besar.Kewajiban kita semua untuk memberikan perhatian dan perlindungan sehingga terbentuk generasi penerus yang berakhlak mulia dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu Presidium KPI wilayah Bengkulu, Jumiarti menjelaskan, kegiatan tersebut sengaja dilakukan dalam rangka pemperingai 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan dan anak yang jatuh pada tanggal 25 November hingg 10 Desember 2016 mendatang.

“Dari hasil koordinasi yang dilakukan, sebanyak 600 masa akan berpartisipasi dalam aksi damai ini, dimulai dari organisasi masyarakat (ormas), tokoh masyarakat serta perwakilan dari SKPD jajaran Pemkab Benteng,” kata Jumiarti. .( adk )

Tidak ada kometar

Leave a Reply