Kapolres Bengkulu, AKBP. Iksantyo Bagus Pramono memberikan kartu Bengkulu Peduli kepada siswa SMP didampingi Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan

Kapolres Bengkulu, AKBP. Iksantyo Bagus Pramono memberikan kartu Bengkulu Peduli kepada siswa SMP didampingi Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bagikan 9.014 “Kartu Bengkulu Peduli” untuk siswa miskin (tidak mampu) di Kota Bengkulu. Diungkapkan Walikota Helmi Hasan, langkah ini diambil dengan mempertimbangkan aspirasi dari para wali murid dan siswa, yang menyuarakan agar mereka mendapat perhatian khusus dari pemerintah, sesuai dengan salah satu dari Program 8 Tekad Bengkuluku, yakni Bengkuluku Peduli.

“Pemerintah dan DPRD Kota Bengkulu bersepakat untuk membantu para pelajar yang kurang beruntung secara ekonomi untuk memastikan mereka bisa melanjutkan pendidikan dengan baik tanpa ada kekurangan dan mereka bisa meraih prestasi, harapan, dan cita-cita mereka,” ungkap Helmi, Senin (10/11/2014).

Dijelaskan Helmi, bantuan dana pendidikan ini diberikan bukan hanya kepada siswa miskin, melainkan juga bagi siswa berprestasi, baik yang sifatnya akademik maupun ekstrakurikuler. Ini juga menjadi perhatian agar mereka yang mendapatkan prestasi merasa diapresiasi, bahwasannya apa yang mereka capai ternyata mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Mungkin mereka tidak berharap, tapi jangan sampai tidak diperhatikan. Dengan begitu siswa yang lain juga semangat menggapai prestasi karena mendapatkan ‘panggung’, orang tua pun semangat dalam memperhatikan prestasi anak-anaknya,” lanjut Helmi.

Helmi juga berharap, Program Bengkuluku Peduli ini menjadi program yang berkelanjutan. Adapun dana yang dianggarkan untuk bantuan pendidikan ini berasal dari APBD, yang mencapai lebih dari Rp 4 Miliar, dengan rincian masing-masing penerima Rp 400 ribu untuk siswa SD, Rp 600 untuk siswa SMP, dan Rp 1 juta untuk siswa SMA.

“Tidak hanya itu, Program Bengkuluku Peduli bukan hanya berlaku di bidang pendidikan, melainkan juga terhadap warga masyarakat kurang mampu lainnya seperti halna masyarakat yang sedang dirawat di Rumah Sakit dan membutuhkan bantuan biaya pengobatan,” katanya lagi.

Ditambahkan Helmi, dengan program Bengkuluku Peduli ini pihaknya akan tetap taat dan patuh terhadap program pemerintah pusat, dan tugas pemerintah daerah untuk mensukseskannya.

“Setiap program yang dijalankan kita sinkronkan dengan program pusat. Jadi apabila pemerintah pusat mampu menghandle ini semua, tugas kita membantu untuk mensukseskannya dan mengisi ruang-ruang kosong itu yang mungkin belum tersentuh oleh mereka,” pungkas Helmi. (val)