Penanganan Jembatan Desa Kota Lekat Lamban

Bengkulu Utara,kupasbengkulu.com – Jembatan yang menjadi sentral alat transportasi masyarat Desa kota lekat dan sekitarnya saat ini sudah sangat memprihatinkan, perlu ada nya perhatian secara serius pemerintahan kabupaten bengkulu utara diera bupati Ir. Mian.

 

Jembatan bentangan sepanjang sekitar 75 meter, penghubung desa lubuk durian, kedu baru, kota lekat, air baus dan desa batu roto terputus total, sedangkan jembatan penghubung jalan tersebut merupakan salah satu akses tranportasi masyarakat setempat.

Dalam kunjungan wakil ketua DPRD Bengkulu Utara H. Bambang Irawan ST. MH, Menjelaskan Akibat Terputus nya jembatan tersebut masyarakat kota lekat jika ingin kekecamatan harus menepuh jarak yang cukup jauh sebab harus berkeliling melalui desa baturota terlebih dahulu sehingga memerlukan kost biaya yang cukup besar,  di samping itu sangat berbahaya dan beresiko tinggi bagi anak-anak berangkat maupun pulang sekolah yang nekat menyeberagi sungai. Disisilain,  dapat terganggunya pelayanan bidang kesehatan dari puskesmas di kecamaan, bahkan keluar masuknya hasil pertanian masyarakat juga bisa terhambat.

 

“jembatan desa lubuk durian -kota lekat kecamatan kerkap kabupaten bengkulu utara perlu ada nya perhatian yang sangat serius dari pemerintah daerah, khususnya dinas PUPR, untuk dapat membuat perencanaan yang cepat agar dapat di anggarkan pembangunannya di perubahan APBDP pada tahun ini atau pada tahun anggaran 2018,”

 

  1. Lanjut bambang, “seharusnya pemerintah daerah menganggarkan dana pembanggunan tanggap darurat atau dana pembanggunan bencana alam, melihat dari Kebutuhan pembanggunan yang mendesak seperti ini, seharusnya, Ada tindakan yang nyata di lakukan pemerintah daerah,  setidaknya pembuatan jembatan darurat.(Jhon)

example banner









Tidak ada kometar

Leave a Reply