Ridwan-Mukti3

Bengkulu, Kupasbengkulu.com – Gubernur Provinsi Bengkulu, Ridwan Mukti tantang Kepala SKPD provinsi untuk berani melakukan penandatanganan pakta integritas, sebagai bukti komitmen kerja pemerintah kepada masyarakat.

Pakta Integritas ini merupakan janji diatas kertas, untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk membangun Bengkulu, kita harus membentuk tim yang solid. Saya menantang setiap Kepala SKPD, untuk berani menandatangani pakta integritas secara terbuka di hadapan masyarakat,” tantang gubernur, Jumat (12/02/2016).

Penandatanganan pakta integritas tersebut tegas RM, dilakukan dengan mengundang semua stakeholder terkait, seperti pihak KPK, hakim, kepolisian, dan NGO/ LSM, sebagai bukti kesiapan birokrat untuk bebas dari korupsi, Narkoba, dan bisnis-bisnis haram.

“Setelah penandatanganan, apabila mereka melanggar, maka siap dicopot dari jabatan. Karena kita ingin menciptakan pemerintahan dengan pola clean and good governance,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menegaskan, semua gubernur yang dilantik hari ini harus mampu menjaga semangatnya. Setiap gubernur diharapkan bisa membayar semua ‘hutang politik’ kepada masyarakat, dengan merealisasikan semua janji-janji yang diberikan saat kampanye.

“Ini tanggung jawab semua kepala daerah untuk membayar semua ‘hutang politik’.

Pemerintah pusat sudah memberikan kewenangan. Banyak program pusat yang diserahkan ke daerah, tinggal kebijakan dari gubernur untuk mengelola dana pembangunan yang sudah diberikan,” papar Tjahjo. (val)