Rumah Pangeran dan Benteng Kuto Aur di Kepahiang Diusulkan Jadi Cagar Budaya

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepahiang, Yudha Rusmansyah

Kupasbengkulu.com, Kepahiang – Beberapa warisan budaya berupa benda dan bangunan yang dinilai memiliki nilai sejarah yang tinggi di Kabupaten Kepahiang, diusulkan sebagai cagar budaya. Diantaranya, rumah Pangeran Rekadi di Kelurahan Keban Agung, Kecamatan Bermani Ilir dan Benteng Kuto Aur yang terdapat di Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang.

Warisan budaya lainnya di Kepahiang yang diusulkan sebagai cagar budaya ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi, batu berdiri (Menhir) di Kelurahan Keban Agung, Kecamatan Bermani Ilir, kumpulan batu yang membentuk persegi (Tetralith) di Desa Batu Berlarik Kecamatan Bermani Ilir, dan bangunan penjara di Pasar Kepahiang.

Selanjutnya lokasi tempayan kubur di Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang, meriam kuno di Desa Kelobak Kecamatan Kepahiang, pabrik teh di Kelurahan Tangsi Baru Kecamatan Kabawetan, bangunan TK Lestari yang juga berlokasi di Kelurahan Tangsi Baru.

“Total 18 usulan, sudah diketahui oleh bupati,” sampai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepahiang, Yudha Rusmansyah, belum lama ini.(slo)

Tidak ada kometar

Leave a Reply