Saat Reses, Okti Temukan Pelajar Tak Hafal Al-fatihah

Reses Waka II DPRD Seluma Okti Fitriani

Seluma, kupasbengkulu.com – Wakil Ketua II DPRD Seluma Okti Fitriani menilai, arah kebijakan penganggaran harus lah disesuikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kepala daerah. Sehingga kata dia, tidak ada lagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) yang tidak hafal surat Al-fatihah.

Hal itu dikatakannya saat menggelar Reses masa sidang ke-dua tahun sidang 2016-2017 dapil IV di Desa Rimbo Besar Kecamatan Semidang Alas Maras jumat (03/03/2017).

“Perda inisiatif DPRD tentang baca tulis al-quran harus segera disahkan, pemda harus membentuk tenaga honorer penyuluh agama yang dibiayai dari APBD bukan hanya mengandalkan dari Kemenag, sebab ini harus disesuikan RPJMD bupati, yang beriman unggul dan sejahtera,” beber Okti.

Kata Okti, selain menekankan wajib baca tulis al-quran bagi pelajar muslim juga diajarkan tentang bacaan sholat yang baik dan benar. Bisa saja dilakukan penambahan nilai lebih diberikan pada mata pelajaran agama ditingkat sekolah dasar.

“Orang tua kini banyak belum bisa bacaan sholat, ini sangat miris, diperlukan dorongan yang kuat dari masyarakat dan pemerintah,” jelas dia.

Menurutnya, usulan terbanyak dari masyarakat adalah persoalan pembangunan infrastruktur, padahal, yang harus lebih diutamakan adalah pembangunan ahlak manusia itu sendiri.

“Padahal Seluma terkategori krisis, harus ada penganggaran dari APBD untuk mengurangi buta baca tulis al-quran,” tegasnya.

Usulan masyarakat dalam reses diantaranya, permintaan pembangunan jalan menuju Desa Rimbo besar, pembangunan irigasi ke persawahan dan usulan BPJS.

Setelah tanya jawab dengan masyarakat, Okti memberikan bantuan buku kepada anak-anak pelajar didaerah itu. Dia mengetahui banyak pelajar tidak hafal al-fatihah dan bacaan sholat setelah melakukan komunikasi sembari memberi reward kepada para pelajar.(sep)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Compare