Saling Tebas Pakai Golok, Petani Taba Baru Tewas

Anggota Polsek Bermani Ilir saat menggelar olah TKP. (Foto : Istimewa)

Kupasbengkulu.com, Kepahiang  –  Rudi Hartono (45) warga Desa Taba Baru, Kecamatan Bermani Ilir,  tewas dalam perkelahian dengan senjata tajam jenis golok atau pedang, Rabu (15/02/2017). Korban yang berprofesi sebagai petani ini, mengalami luka tebasan golok dari lawannya yang berjumlah dua orang.

Kapolres Kepahiang AKBP. Ady Savart PS, melalui Kapolsek Bermani Ilir Iptu S. Simarmata, menerangkan perkelahian yang menewaskan Rudi itu terjadi di kebun kopi yang ada di belakang rumah korban. Lawan korban adalah Suparman (20) dengan adiknya Suparno (19). Semua berasal dari desa yang sama atau Desa Taba Baru.

“Perkelahian terjadi di kebun kopi sekitar 500 meter dari rumah korban, korban menderita luka parah akibat tebasan,” kata Simarmata.

Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, lanjut Simarmata, korban keluar dari rumah menuju ke TKP membawa senjata tajam berupa pisau dan pedang. Ketika itu, disaksikan kedua anak korban inisial DP (12) dan YK (14).

“Kedua pelaku sudah menunggu dengan di TKP, kemudian mereka terlibat dalam perkelahian hingga korban mengalami luka akibat tebasan golok,” terang Simarmata.

Dalam perkelahian yang tidak seimbang itu, korban sempat menebas salah seorang lawannya. Tapi, korban yang sudah mendapat banyak luka tebasan langsung berlari menuju ke arah rumahnya.

“Pelaku kabur ke arah kebun, dan korban dilarikan warga ke RSUD Kepahiang. Hanya saja korban akhirnya meninggal dunia di RSUD,” demikian Simarmata.(slo)

Iklan









Tidak ada kometar

Leave a Reply