tinjau

Wabup Bengkulu Selatan meninjau lokasi pencarian kroban di sekitar muara sungai Air Manna, Sabtu (22/11/2014).

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Rizki (4) Bawah Lima Tahun (Balita) Pasangan Suami Istri (Pasutri) Darmin (50) dan Darmi (47) warga Desa Padang Berangin Kecamatan kota Manna, terseret arus deras aloran drainase, saat tengah didepan rumahnya, Sabtu (22/11/2014), sekitar pukul 17.31 WIB.

Akibat kejadian tersebut, jenazah korban hingga Minggu (23/11/2014) dini hari belum berhasil ditemukan gabungan, SAR, kepolisian dan TNI.

Data terhimpun, petang itu korban tengah mandi air hujan, bersama teman sejawatnya. Melihat hal itu, ibu korban pun memanggil korban untuk berhenti mandi hujan. Kala itu, korban pun langsung mandi di rumah serta mengganti pakaian.

Setelah ganti pakaian korban pun kembali keluar rumah, guna melihat teman sejawatnya yang masih asyik mandi air hujan. Saat itu kroban memilih untuk duduk diatas gorong-gorong depan rumahnya sambil mengayunkan kaki ke air drainase, yang cukup besar dan deras tersebut.

Sehingga korban pun terjatuh dan hanyut terbawa derasnya arus. Oleh warga yang melihat berusaha mengejar korban. Nahas, korban pun tak bisa diselamatkan dan hanyut terbawa arus siring yang berukuran lebar 51 dan kedalaman 61 cm.

”Korban diduga terbawah derasnya air siring dan akhirnya masuk ke sungai air Manna Bengkulu Selatan,” ungkap Mawardi warga Desa Padang Berangin.

Sementara itu, Wakil Bupati Bengkulu Selatan Rohidin Mersyah, Sabtu (22/11/2014) tengah malam menyempatkan diri menyambangi lokasi pencarian korban di sekitar muara aliran sungai Air Manna.

Hingga berita ini dionlinekan korban belum berhasil ditemukan.(tom)