Terbongkarnya Dugaan Jual Beli Jabatan, “Ternyata Inilah Penyebabnya”

mutasi pemkab bengkulu selatan

mutasi pemkab bengkulu selatan

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com-Mutasi Jilid II yang digelar 05/12 kemarin kepada 250 orang pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan (Pemkab BS) kemarin menimbulkan polemik dan tanda tanya bagi sebagian kalangan. Hal tersebut diduga karna adanya janji politik yang tidak ditepati. Selasa 06/12/2016
kepemerintahan Bupati Dirwan mahmud hampir menginjak satu tahun , namun dalam kurun waktu tersebut sudah banyak menimbulkan Polemik didalam pemerintahan Dibengkulu Selatan, Salah satunya adalah mutasi Jilid II yang berlansung kemarin di aula Reptaloka Pemkab Bengkulu selatan yang berlansung ricuh.
Kericuhan tersebut disebabkan oleh salah seorang PNS Bengkulu Selatan, Awal Elfi Sp, Saat mutasi berlansung kemarin ,akibat hal itu kini muncul dugaan adanya indikasi jual beli jabatan dikalangan pejabat Bengkulu Selatan.
Inilah kornologis terjadinya kericuhan. Salah seorang PNS yang berpakaian Korpri lakukan insiden kericuhan menjelang pelantikan Mutasi eselon III dan IV Di lingkungan Pemda Bengkulu Selatan.
Sebelum digelarnya acara mutasi, salah seorang PNS yang sudah berpakaian korpri siap untuk dilantik membuat ricuh suasana diluar gedung, pasalnya bahwa yang bersangkutan tidak termasuk dalan draf mutasi, sehingga beliau tidak akan dilantik atau menduduki jabatan.
Data lapangan terhimpun PNS tersebut bernama EFLIN yang keseharian bertugas di salah satu Dinas Instansi di Bengkulu Selatan setelah pindah dari Bengkulu. Eflin bersama rekannya mempermasalahkan draf mutasi, yang menurut mereka Eflin termasuk salah seorang yang dimutasi dan akan menduduki jabatan, namun setelah dicrosschek ternyata nama Eflin tidak ada dalam draf tersebut.
“Para Wartawan Catat, Mutasi yang digelar kali ini banyak yang melakukan suap untuk menduduki jabatan,”tegas Eflin di muka umum ketika membuat kericuhan.
Ditambahkan Eflin, dengan menggunakan bahasa Serawai mengatakan,”lah banyak tanci bak kami habis endak njadikah Dirwan-Gusnan ni Bupati ngan Wakil Bupati,” yang artinya bahwa sudah banyak uang yang dikeluarkan Orang tua Eflin untuk menjadikan Dirwan-Gusnan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan.
“Lah banyak tanci bak kami habis endak jadikah Dirwan-Gusnan ni Bupati ngan Wakil Bupati,”pungkas Eflin sambil meninggakan Gedung Reptaloka tempat akan berlangsungnya pelantikan pewjabat yang dimutasi.

Usai insiden tersebut, acara pelntikan pejabat eselon III dan IV yang di mutasi pun berjalan. Acara yang dihadiri pejabat Eselon II, Plt.Sekda BS H.Darmin, SE, Asinten I dan Asisten II Setkab BS, Kepala BKD BS Minarman, SH, serta seluruh undangan dan pejabat eselon III dan IV yang dimutasi. Acara berlangsung dengan pengawalan ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Bengkulu Selatan yang di pimpin langsung oleh Kapolres BS AKBP.Ordiva, S.IK didampinghi sejuml;ah perwira di Polres Bengkulu Selatan.
“Muatasi ini merupakan tantangan bagi para pejabat yang menempati posisi baru untuk dapat menunjukan kinerjanya, semenatar bagi yang saat ini belum dapat jabatan walaupun sudah dimutasi harap bersabar, karena pada minggu ke 4 Bulan Desember 2016 ini akan dilakukan mutasi yang lebih besar lagi dari ini untuk disesuaikan dengan Nomenklatur Bengkulu Selatan,”ujar Darmin ketika menyampaikan sambutannya setelah melantik pejabat yang dimutasi mewakili Bupati Bengkulu Selatan.(ade)

 

Tidak ada kometar

Leave a Reply