Warga Gunung ayu menolak dibangun Sekolah Kristen

warga tolak bangunan sekolah kristen

warga tolak bangunan sekolah kristen

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com– Peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud, SH beberapa waktu yang lalu untuk mendirikan bangunan sekolah Kristen di wilayah RT.07 Kelurahan Gunung Ayu Kecamatan Kota Manna akhirnya menuai penolakan dari warga RT.07 Kelurahan Gunung Ayu.hal tersebut lansung disampaikan warga, sabtu 03/12/2016.

40 orang warga RT 07 Kelurahan Gunung ayu menyatakan menolak terhadap pendirian bangunan tersebut dengan alasan bahwa dilingkungan berdirinya bangunan sekolah itu tidak ada orang yang non muslim.

“Kami warga RT.07 Kelurahan Gunung Ayu semuanya 100 % muslim jadi kami menolak atas berdirinya bangunan tersebut,”tegas Drs.Muslim yang diamini oleh seluruh warga.

Dilanjutkan Muslim, awalnya ketika terjadi peletakan batu petama itulah seluruh warga baru tahu bahwa akan berdiri sekolah kristen ditengah-tengah perkampungan umat muslim. Hal serupa juga disampaikan Drs.Abdullah Munir selaku pimpinan pondok pesatren Makrifatul’ilmi.

“Kami awalnya tidak tahu bahwa akan berdiri sekolah kristen tersebut, ketika adanya acara peletakan batu pertama itulah kami bari mengetahuinya,”ujar Drs.Abdullah Munir selaku pemimpin pondok Pesantren Makrifatul ‘Ilmi yang berdiri di wilayah RT.07.

Pro dan kontra terhadap adanya peletakan batu pertama yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, menjadi sebuah polemik bukan hanya di lingkungan RT.07 Kelurahan Gunung Ayu tetapi menjadi trending topik pada sebuah jejaring sosial yang menamakan diri grup jemau kitau.

Surat penolakan atas pendirian sekolah kristen tersebut sudah ditanda tangani oleh warga. Yang menjadi alasan lain bagi warga adalah bangunan yang sudah peletakan batu pertama itu belum memiliki izin dari lingkungan atau masyarakat sekitar.

“Peletakan batu pertama itu tidak memiliki dasar yang kuat, karena jangan kan izin RT ataupun Lurah, Izin dari lingkungan ataupun masyarakat sekitar pendirian bangunan tersebut saja tidak ada,”terang Abd.Munir.(ade)

 

Tidak ada kometar

Leave a Reply